skip to Main Content
Sujud Syukur Dan Tata Caranya

Sujud Syukur dan Tata Caranya

PAM Wiyung – Surabaya, Sujud adalah salah satu bentuk atau cara umat muslim berkomunikasi dengan Tuhan. Manusia dapat melimpahkan segala keluh kesah dalam hatinya saat berada dalam posisi sujud menyembah kepada Allah SWT yang Maha Kuasa.

Dalam Islam, ternyata terdapat beberapa macam jenis sujud yang perlu Anda ketahui.

Jenis sujud tersebut adalah sujud sahwi, sujud tilawah, dan sujud syukur. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai jenis sujud yang terakhir, yaitu sujud syukur. Sujud syukur biasanya dilakukan di luar salat.

Sujud syukur umumnya dilakukan oleh seseorang yang baru saja mendapatkan kesenangan, rezeki, terbebas dari suatu masalah berat dan sejenisnya. Intinya, sujud syukur dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas sesuatu hal kepada Allah SWT.

Sujud syukur merupakan sujud yang dilakukan sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah karena mendapat kenikmatan dan kesenangan atau karena terhindar dari bahaya dan kesusahan.

Sujud syukur hanya dilakukan di luar salat. Hukum melakukan sujud syukur ketika mendapat kenikmatan atau terhindar dari bahaya adalah sunnah, artinya jika dilakukan akan berpahala dan jika tidak dilakukan tidak apa-apa.

Dalam hadis Nabi Saw. dijelaskan: “Dari Abu Bakrah: Bahwa Nabi SAW apabila mendapatkan sesuatu yang menggembirakan, atau kabar gembira, beliau terus sujud berterima kasih kepada Allah” (HR. Abu Daud dan at-Tirmidzi).

Melansir Dr. Marzuki, M.Ag dalam publikasi uny.ac.id, disebutkan bahwa sujud syukur dilakukan karena dua hal, yakni karena seseorang mendapatkan kenikmatan atau kebahagiaan dari Allah, atau karena baru saja terhindar dari bahaya besar atau kesusahan yang bertubi-tubi.

Sujud syukur dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja seorang umat muslim merasa ingin untuk mengekspresikan rasa bahagia dan terima kasih kepada Allah SWT.

Sujud syukur biasanya hanya dilakukan di luar salat. Meski begitu, Anda tetap perlu memenuhi beberapa syarat-syaratnya sebagaimana sujud tilawah. Syarat melakukan sujud syukur adalah suci dari hadas dan najis, menutup aurat, dan menghadap kiblat.

Jika Anda mendapatkan kenikmatan atau baru saja terhindar dari bahaya, maka segeralah bersiap untuk melakukan sujud syukur.

Berikut ini adalah urutan tata cara sujud syukur yang mesti Anda ketahui;

  1. Berwudhu.
  2. Berdiri menghadap kiblat.
  3. Membaca niat sujud syukur “Nawaitu sujudas syukri Lillahi Ta’aalla.” Artinya: “Saya niat sujud syukur karena Allah Ta’aalla”. Bacaan niat sujud syukur tersebut bisa dibaca di dalam hati atau diucapkan secara lirih lewat mulut.
  4. Melakukan gerakan takbiratul ihram.
  5. Melakukan gerakan sujud syukur satu kali.
  6. Membaca doa sujud syukur saat dalam posisi masih sujud.
  7. Duduk seperti duduk di antara dua sujud.
  8. Mengucapkan salam seperti orang selesai sholat.

Sumber : https://www.merdeka.com/jatim/bacaan-sujud-syukur-serta-tata-caranya-yang-benar-dalam-islam-wajib-tahu-kln.html?page=all

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back To Top