skip to Main Content
Fakta Menarik Pelopor Metode Iqro’

Fakta Menarik Pelopor Metode Iqro’

PAM WIYUNG – Surabaya, Berbiacara mengenai belajar ilmu agama khususnya membaca Al-quran tentunya tiap orang memiliki metodenya masing-masing. Ada yang langsung belajar mulai dari membaca Juz Ammah (juz ke-30), belajar menggunnakan tilawati, dan ada juga yang menggunakan buku iqro’.

Dari semua metode tentunya memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mempermudah atau melancarkan kita dalam belajar membaca al-quran. nah kali ini kita tidak membahas semuanya, namun membedah asalmula tentang metode pembelajaran buku iqro’.

Di kalangan generasi islam milenial hingga saat ini tentunya tidak asing dong tentang buku iqro’ ini, buku ini di pelopori oleh KH As’ad Humam, dilansir dari goodnews.id beliau bukan seorang akademisi atau kalangan terdidik lulusan pesantren atau sekolah tinggi islam, beliau hanya lulusan kelas 2 Madrasah Mualimin Muhammadiyah Yogyakarta (Setingkat SMP).

Beliau juga mengalami cacat fisik sejak remaja. Beliau terkena penyakit pengapuran tulang belakang. Namun dibalik segala keterbatasan,beliau menemukan suatu metode yang mendapat respons positif dari muslim tanah air, bahkan dampaknya dirasakan nyata secara luas di dunia internasional, terutama kawasan Asia Tenggara.

Fokus dari dakwah KH As’ad Humam adalah mengentaskan buta huruf Al-Qur’an. Oleh karena itu KH As’ad Humam mengembangkan metode Iqra’ yang masih banyak digunakan hingga kini.

Selain itu, dia juga mengembangkan karya-karya lainnya yang berkaitan dengan tata cara membaca Al Qur’an di antaranya Tajwid Praktis, Materi Hafalan, dan Alama Bil Qolam yang merupakan pelengkap dalam kegiatan belajar santri di Yayasan Team Tadarus AMM (Angkatan Muda Masjid-Mushalla).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back To Top